Beranda Alam LCC: Menyalurkan Hobi Menyelamatkan Lingkungan

LCC: Menyalurkan Hobi Menyelamatkan Lingkungan

217
0

Beragam cara orang mengisi waktu akhir pekan dengan hobi, begitu juga halnya yang dilakukan Lingga Casting Community (LCC) salah satu komunitas pancing dengan teknik Casting di Lingga. Tak sekedar hobi, komunitas ini berharap bisa ikut serta dalam menjaga dan menyelamatkan lingkungan.

Beberapa waktu lalu LCC menggelar lomba yang bertajuk Lingga Fun Casting sebagai bentuk silaturahmi. Dalam kegiatan yang diikuti sedikitnya 33 orang peserta dan berlangsung di Sungai Setajam desa Kelumu tersebut, LCC menghimbau dan mengajak serta warga desa Kelumu untuk bersama-sama menjaga lingkungan.

“Kegiatan ini adalah ajang berkumpul. Silutarahmi. Tidak jadi soal siapa nanti yang jadi juara yang terpenting kita dapat melepas hobi,” tutur Yadik, ketua LCC Lingga yang juga melibatkan sejumlah komunitas lainnya seperti Lingga Photography Community (LPC), Lingga Geografia dan sponsor oleh Kusuma Digital dan Sakura Lingga.

 

Ia menambahkan, hobi memancing dengan teknik Casting ini memerlukan sungai dan laut yang sehat. Untuk itu LCC perlu mengambil perhatian terhadap keasrian lingkungan sekitar. Menurut Yadik, dengan banyaknya aliran sungai yang ada di Lingga yang masih asri akan menjadi distenasi memancing dengan teknik Casting.

“Kalau sungai kita rusak, hobi kita ini mau kita aplikasikan dimana?. Silaturahmi ini juga menjadi wadah sharing dan menyatukan persepsi seluruh anggota LCC dan masyarakat sekitar tentang isu-isu lingkungan,” tambah Yadik.

Ikut menjaga lingkungan dikatakan Yadik dapat dimulai dari hal-hal kecil. Seperti tidak ikut menambah atau membuang sampah di sungai. Sejauh ini tutur Yadik dari sebagian besar lokasi yang LCC datangi untuk melakukan Casting ada kecendrungan laut dan sungai yang tercemar sampah plastik. Kebiasan buruk menurutnya haruslah dibuang dan tidak lagi menjadikan sungai dan laut sebagai tong sampah.

“Kedepannya kami akan mengadakan kegiatan yang juga akan melibatkan lebih banyak masyarakat setempat dan dimulai dengan mengumpulkan sampah. Masih banyak sekali sungai-sungai di Lingga ini yang menarik dan bagus untuk di explore. Kesadaran lingkungan harus dimulai dari diri sendiri. Kami optimis sungai dan laut Lingga bisa kita jaga sama-sama,” tambah Yadik.

Sementara, Darmawanto warga Desa Kelumu megharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di desanya. “Jelas kami sangat mendukung kegiatan ini. Desa kami sangat mudah dikunjungi dengan adanya akses darat yang telah terbuka. Selain itu, kegiatan yang digelar LCC ini juga  menerapkan aturan Cath and Realese yakni melepas kembali ikan-ikan yang didapat ke sungai. Artinya nelayan tradisional di desa kami yang menggantungkan dari hasil sungai dan laut tidak perlu khawatir,” papar Dar.

Sebagai warga Desa Kelumu, adanya kegiatan dan perhatian para peserta LCC akan lingkungan desa mengharakan kedepan kegiatan serupa dapat terus berlangsung dan kesadaran warga akan lingkungan semakin meningkat. (bre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here